Tags

, , ,

MV5BMTAwMzc2OTgwOTZeQTJeQWpwZ15BbWU4MDg2ODA4NjIx._V1_SX640_SY720_A film who directed and written by Jason Reitman based on a novel of the same name by Chad Kultgen. Yeah finally he’s back! Saya suka film-filmnya Reitman karena selalu mengangkat social issues, sebut saja Thank You for Smoking (2005), Juno (2007) dan Up in the Air (2009), makanya pas tau Reitman bakal bikin film lagi, saya tak sabar menunggunya.

Di film terbaru ini, Men, Women & Children, Reitman bercerita tentang fenomena interaksi dunia maya dan sosial media yang cenderung menggantikan interaksi dunia nyata. Dengan script super brilliant serta plot yang tidak biasa, Reitman berhasil membuat ceramah panjang efek negatif digital yang biasanya disampaikan dengan sangat boring oleh para motivator menjadi sesuatu yang renyah dan enak di nikmati oleh para generasi social media.

The film follows the story of a group of high school teenagers and their parents as they attempt to navigate the many ways the internet has changed their relationships, their communication, their self-image, and their love lives. The film attempts to stare down social issues such as video game culture, anorexia, infidelity, fame hunting, socmed addict, online dating and the proliferation of illicit material on the internet.

Ada beberapa highlilght story yang saling berkaitan di film ini. Average suburbanite Don Truby (Adam Sandler) and his 15-year-old son yang menggunakan internet tidak saja sebagai sumber informasi dan komunikasi tetapi juga alat paling mudah dan murah untuk mengakses pornography. Don dan pasangannya yang mengalami kebosanan dalam berumah-tangga menjadikan internet sebagai solusi kebuntuan hubungan mereka. Ya, online dating! Selingkuh! They cheats each other. And Don’s son, Chris also maintains sexually explicit conversations with classmate Hannah via text handphone.

Hanna is an aspiring actress whose mother (Judy Greer) posts pictures of her daughter on a modeling in their own website. Ibunya memanfaatkan kemolekan tubuh Hanna dengan mempublishnya ke internet sebagai jalan pintas untuk tenar, harapannya akan ada agency model atau produser yang tertarik untuk menjadikan Hanna sebagai aktris.

Di saat yang sama ada Patricia Beltmeyer (Jennifer Garner) yang sangat over protective dengan anak perempuannya, Brandy Beltmeyer, bukan hanya dalam penggunanan internet tapi juga handphone! She does everything in her power to protect her daughter from the digital age. Brandy kemudian sembunyi-sembunyi menggunakan internet dan handphone. Tanpa sepengetahuan ibunya, ternyata Brandy juga punya blog sendiri yang selalu diisi oleh curhatan dari sisi lain dirinya. Selain itu, Brandy juga menjalin hubungan rahasia dengan Tim Mooney (Ansel Elgort), broken home yang kecanduan game online. 

So complicated!

11189185_ori

This story is timeless. Masing-masing karakter mencari jalan keluar dari permasalahan hidupnya dengan internet bukan dengan berkomunikasi kepada sesama mahluk hidup. Padahal masalah utama mereka adalah karena kurangnya komunikasi satu sama lain. Interaksi antar karakter dilakukan seperlunya dan berjarak. Manusia berubah menjadi mesin, di perbudak oleh teknologi dan kekhawatiran Reitman adalah hilangnya sisi humanisme.

From the film started I was hooked right in. Its me… Its me… Its us… Kita yang ada di era digital. Smartphones, facebook, twitter, wasap, line, tumblr, blog yang tujuannya mempermudah komunikasi justru membuat manusia kian jauh. Social media membuat manusia kian individualis, tak saling kenal bukan cuma ke temen serta keluarga terdekat bahkan banyak tidak bisa mengenali diri sendiri.

Anyway, dalam hal produksi, Reitman menggunakan dummy screens  and very realistic-looking versions of popular websites, such as Facebook, Twitter, Tumblr, iMessage etc and all on their own tightly controlled software, which the actors could interact with in real time. Sangat akrab dengan social media users seperti saya.

men-women-and-children-teaser

Dan pada saat casting call, Reitman juga menggunakan akun Twitter-nya untuk mencari aktor pemeran film ini. “Need help casting my film! Know a teen football player who’s a quiet thoughtful giant? See the attached script!”

Film ini bercerita banyak hal, tentang teknologi, tentang keluarga, tentang bully di sekolah, tentang orang dekat yang justru menjadi orang asing dan… tentang kita. Ya, kita yang hidup di zaman social media.

Discover how little you know about the people you know.

Advertisements