Tags

, , , , ,

BB KFCBebarapa waktu lalu seorang penyiar GenFM, Ankatama memposting sebuah kisah menyentuh hati di akun Path-nya. Postingan tersebut becerita tentang pengalamannya naik taksi Blue Bird dengan sopir Pak Alex Ridwan yang memasang foto anaknya di dashboard speedometer taksi yang dia kemudikan.

“Mewek di pagi hari disponsori oleh supir taksi yang majang foto anak bontotnya. Pas gue tanya kenapa taro di situ? Jawabannya…’Biar semangat cari uangnya nak. Minggu depan dia ulangtahun, saya mau ajak dia makan di KFC. Sama beliin tas sekolah’. Lalu aku apa? Ya CRY lah.”

Postingan tersebut kemudian di Re-Path oleh banyak orang dan menjadi viral serta ramai di perbincangkan di media sosial. Tidak hanya di Path, postingan ini juga membuat heboh Twitter dan Facebook. Banyak netizens yang tersentuh dan langsung menaruh simpati pada Pak Alex. Pak Alex adalah representasi dari kisah perjuangan seorang ayah yang gigih bekerja untuk mengumpulkan uang lebih demi merayakan ulang tahun anaknya ditengah segala keterbatasan hidup. Ya, sebuah kisah yang menginspirasi.

Kisah ini kemudian sampai ke manajemen Blue Bird. Noni Purnomo selaku President Director of Blue Bird Group memberi kejutan untuk Pak Alex dengan mendatanginya langsung di Pool taksi jam 3 pagi untuk menyerahkan kado ulang tahun berupa tas sekolah sesuai keinginan anaknya Pak Alex. Saya mengharu biru ketika membaca tweet salah satu temen yang memposting foto pertemuan mereka.

BB KFC 4Ternyata kisah ini tidak hanya membuat simpati manajemen Blue Bird, manajemen KFC Indonesia juga tersentuh untuk membantu. Melalui akun Facebooknya, KFC Indonesia memberikan kejutan sebuah pesta ulang tahun untuk anak bungsu Pak Alex secara gratis.

BB KFC 5

Tidak sampai di situ, kisah ini kemudian banyak di liput oleh media massa tanah air. BB KFC 2

BB KFC 3

Saya jadi teringat film Pay It Forward. Tidak persis sama, tapi semangat berbagi dan saling menolongnya persis sama dengan kisah Pak Alex Ridwan. Pay It Forward bercerita tentang Trevor McKinney, anak kelas 6 SD yang mendapat tugas dari guru Ilmu Sosial-nya berupa proyek to change the world and put it into action. Nama proyeknya adalah Pay It Forward.

How it works? Trevor sebagai inisiator akan melakukan kebaikan kepada tiga orang disekitarnya tanpa pamrih. Dia hanya berpesan kepada yang ditolongnya untuk memberikan kebaikan yang sama kepada 3 orang lainnya, tanpa mengharapkan imbalan apapun dan menyampaikan pesan yang sama untuk berbuat baik kepada 3 orang lainnya. Begitu seterusnya.

BB KFC 6

”Jika tiga orang ini kemudian melakukan kebaikan kepada beberapa orang lagi dan begitu seterusnya, tentulah dunia ini akan dipenuhi orang-orang yang baik dan saling mengasihi,” demikian pikirnya. Ia kemudian memulai proyeknya dengan berbuat baik kepada ibunya, tetangga dan orang yang baru di kenalnya dengan memberikan pertolongan yang kecil dan sederhana. Bila orang yang di tolong ingin membalas kebaikannya, dia minta orang tersebut membalasnya dengan memberikan pertolongan yang sama pada 3 orang lainnya, dan seterusnya, hingga nantinya kebaikan tersebut akan menyebar keseluruh dunia.

BB KFC 7

Ide Pay It Forward ini juga pernah digunakan oleh Oprah Winfrey Show. Saat itu Oprah akan memberikan uang 1000 dolar kepada beberapa pemirsanya untuk diberikan lagi kepada orang lain tanpa syarat apapun. Oprah menyerahkan sepenuhnya kepada pemirsa mengenai cara pemberian uang tersebut, apakah dengan cash langsung, dibelikan barang atau cara-cara lainnya. Dan nantinya bila orang yang ditolong tersebut ingin membalas kebaikan sang pemberi maka dia harus membalasnya dengan melakukan kebaikan pada orang lain, dan seterusnya. Giving to others gives you more than to the others, kira-kira begitulah pesan yang ingin disampaikan oleh Oprah.

Tentunya kisah Pak Alex Ridwan  ini adalah bagian dari semangat kebaikan Pay It Forward dan gotong royong khas Indonesia. Sebuah kisah yang menginspirasi kami semua. Bahwa Indonesia masih mempunya hati, bahwa Indonesia masih mempunyai banyak orang baik di tengah gempuran cerita kasus begal dan kriminilitas lainnya, bahwa Indonesia masih memiliki pimpinan-pimpinan perusahaan yang peduli dengan nasib karyawannya. Bahwa semangat kebaikan itu ada di Indonesia.

Dan, kisah ini juga menyadarkan kita bahwa tidak harus heboh or do something “big” to change the world. Mulailah dari hal kecil dan sederhana, ya seperti meneruskan pesan kebaikan, maka setidaknya kita ikut berkontribusi untuk sebuah perubahan. Untuk dunia yang lebih baik 🙂

Advertisements