Never to Late to Learn

Tags

, , , , ,

Sekitar 9 tahun lalu saya mulai masuk dunia marketing and advertising. Fresh grad dari Mathematics yang bekerja di advertising agency local terbesar di Indonesia. Banyak ilmu yang saya dapatkan disana. Mulai dari branding and identity, consumer behavior, media analysis sampai pada kemampuan presentasi, leadership and organization.

Saya begitu semangat bekerja karena hampir tiap hari menemui hal baru dan sesuatu yang menarik. Saya menikmati proses brainstorm santai sampai debat njilimet demi memberikan keputusan marketing terbaik buat klien-klien kami. Saya mengamati, belajar, meniru serta mengaplikasi ilmu dari para sesepuh dunia periklanan, public relation, marketing dan media di Indonesia. Saya bisa bekerja dari pagi sampai pagi lagi dan hanya jeda tidur beberapa jam saja. Semangat saya terbakar ketika sampai kantor. Gairah saya bergejolak ketika mendapat brief dari klien. Dan saya berusaha sesempurna mungkin memberikan solusi serta memecahkan masalah-masalah marketing yang sedang di hadapi oleh klien kami.

Sampai akhirnya saya terpilih menjadi salah satu finalist Indonesian Young Lions Advertising Festival. Sebuah ajang penghargaan insan periklanan paling prestigious di bawah 28 tahun. Setelahnya, berbagai tawaran kerja banyak datang menghampiri. Singkat cerita, saya kemudian  memutuskan bekerja di group perusahaan BUMN. Rupanya posisi nyaman dan zona aman membuat saya terlena. Saya lupa kalau dunia berputar dan perkembangan zaman begitu cepat. Comfort zone had killed my creativity and intuition. I have forgotten to transform in accordance with the times. Ditambah lagi saya juga fokus dengan pendidikan master yang sedang saya jalani di UI dan UGM. Saya lupa berinovasi dan jalan di tempat tanpa melakukan banyak hal.

Awal tahun lalu, lewat  sebuah perenungan panjang serta menyadari akan kealpaan, saya akhirnya memutuskan keluar dari group BUMN dan balik lagi ke dunia yang membesarkan saya. Out from the comfort zone and mencoba tantangan-tantangan baru.

Saya kembali terjun ke dunia marketing and advertising. Dunia yang sudah lama saya tinggalkan. Saya bergabung dengan group advertising agency multinational terbesar di dunia. Harus saya akui, bukanlah sebuah perkara mudah untuk keluar dari zona nyaman. Sebulan pertama sempat shock culture, karena begitu banyak hal baru yang harus saya pelajari, and too many list to do in the same time. Sempet pula jiper sama mereka yang dulunya setara bahkan ilmunya di bawah saya sekarang pengetahuan mereka lebih tinggi dan seluas angkasa. Bahkan saya sempat malu ketika melihat mereka-mereka yang masih muda, adek-adek millenial yang pinter dan jenius abis, serta haus ilmu di kantor baru ini.

Saya kagok seperti posisi 9 tahun lalu. Saya kembali mulai belajar. Kembali bekerja keras mengejar ketertinggalan. Siang malam saya bekerja dan belajar agar saatnya nanti saya bisa kembali unggul. Saya selalu percaya never too old to learn and never to late to learn, until the day you die. Karena dunia ini berputar dan zaman terus berubah.

Advertisements

Musikal Petualangan Sherina

Tags

, , , , , ,

WYYW2620[1]

Petualangan Sherina adalah bagian dari masa kecil generasi 90an. Masih jelas teringat bagaimana film dan lagu-lagunya begitu populer bahkan masih dikenang sampai hari ini.

Dan Jakarta Movement of Inspiration bekerja sama dengan Miles Film mempersembahkan Musikal Petualangan Sherina. Sebuah teatrikal seni dengan kompleksitas tinggi yang memadukan nyanyian, tarian, dialog dan properti yang megah serta mewah secara live.

Jakarta Movement of Inspiration dengan cast and crew sekitar 200 talenta muda menyajikan suguhan yang memukau. Tidak hanya ditujukan untuk generasi 90an sebagai ajang nostalgia indahnya dunia kecil saat itu namun juga memberikan inspirasi bagi para penonton baru. Tentang persahabatan, keluarga dan seni.

IMG_5256[1]

Butuh sebuah ketelitian, kerja keras dan passion yang tinggi untuk bisa mengadaptasi film populer menjadi sebuah drama musikal yang apik. Tentulah ini sebuah beban berat, namun Jakarta Movement of Inspiration bisa membuktikan dan menyunguhkan teater bercita rasa tinggi dengan menyatukan talenta kreatif sekelompok pemuda dan anak-anak negeri.

Mereka menggelar audisi terbuka via Instagram dan yang terpilih kemudian dilatih hampir 6 bulan lamanya. Hasilnya, sebuah tontotan yang tidak saja memukau namun juga memberikan inspirasi.

Penonton diajak bergembira bersama, terharu, menangis dan bernostalgia akan indahnya dunia anak. Angkat topi untuk semua yang terlibat dalam produksi. Salut!

Dan diakhir pementasan kita diajak mengenang Om Elfa Secioria, salah satu sosok dibalik kesuksesan Petualangan Sherina.

——–

Setiap manusia di dunia
Pasti punya kesalahan
Tapi hanya yang pemberani
Yang mau mengakui

Setiap manusia di dunia
Pasti pernah sakit hati
Hanya yang berjiwa satria
Yang mau memaafkan

Betapa bahagianya
Punya banyak teman
Betapa senangnya

Betapa bahagianya
Dapat saling menyayangi
Mensyukuri karunia-Nya

IMG_5249[1]IMG_5250[1]

Karena Hidup Adalah Perjuangan

Tags

Facebook

I found a great story on Facebook 3 days ago. Its viral. And inspires the world include me. A story about young boy, Shannon Satonori Lytle who come from poor family, immigrant and a son of warehouse worker but with his determination, he has graduated from Harvard, one of the most prestigious universities in the whole world. I think his heartwarming success story is truly inspirational.

Come on people, Kisah seperti inilah yang harusnya memenuhi timeline social media kita. Kisah optimisme penuh perjuangan, pengorbanan, jatuh dan bangun dari keterpurukan. Bangkit dari kemalasan, berdiri tegak menggapai mimpi. Betapa memuakkannya, newsfeed social media kita setiap hari selalu dihiasi oleh mereka yang pesimis akan hidup, mereka yang sibuk nyinyir, marah serta bersumpah serapah, menyalahkan keadaaan tanpa mau berjuang, berkorban dan intropeksi diri. Sometimes life comes with pain. Sometime life hits you in the head with bricks. But dont lose faith, keep struggle. Time will heal because pain is temporary.

Hats off to him!